Judi Online Tak Sangkakan Minuman Favorit Pemain Asing Persib

Judi Online Tak Sangkakan Minuman Favorit Pemain Asing Persib

Judi Online, Pemain Persib Bandung, Marcos Flores memang memiliki kebiasaan yang unik. Dirinya selalu membaca termos kecil kemana pun ia berpergian.

Pemain asal Argentina tersebut memang kerap membawa termos kecil, baik itu ketika dia sedang latihan atau berpergian kemanapun.

Namun siapa yang tau, jika minuman tersebut adalah sebuah minuman bernama Mate yang bisa disebut teh herbal.

Minuman asal Argentina tersebut ternyata sudah Marcos minum sejak dirinya kecil. Untuk minuman herbal tersebut, Marcos menyia-nyiakan beragam minuman terbaik di Bandung.

“Kemanapun saya pergi, saya selalu membawa Mate, di Argentina ini seperti tea, namun ada herbalnya.” kata Marcos

Memang tidak disangka-sangka keunikan dari pemain Judi Online Persib tersebut. Dia juga menjelaskan bahwa Mate tersebut sudah dirinya konsumsi sejak dulu di keluarganya.

“Saya sudah minum ini dari kecil. Semua keluarga saya minum Mate. Dari kakek, nenek dan hingga sekarang kepada saya.” tuturnya kembali

judi online: Eksekusi Penalti Terlama Sepanjang Sejarah

Eksekusi Penalti Terlama Sepanjang Sejarah

Hadiah tendangan penalti selalu menjadi sesuatu yang diinginkan oleh setiap pemain dalam setiap pertandingan, namun bagaimana jadinya jika satu angka dalam tendangan penalti harus dilakukan berulang-ulang hingga 6 kali?

Tentu hal ini cukup langka terjadi dimana pun. Namun kejadian ini benar-benar terjadi di Olimpiade Athena tahun 2004 untuk timnas U-23 Serbia vs U-23 Tunisia yang belangsung pada hari selasa, 17 Agustus 2004. Keputusan untuk menunjuk titik putih 12 pas dilakukan oleh Charles Ariiotima selaku wasit yang memimpin pertandingan.

Sikap yang dilakukan oleh wasit asal Tahiti tersebut mengundang emosi bagi penghuni stadion dan penggemar sepakbola. Charles Arriotima tidak mengsahkan lima tendangan penalti yang dilakukan oleh pemain Tunisia terhadap Serbia.

Hingga akhirnya bola keenam, Charles baru mengsahkannya sebagai gol. Tidak tahu dengan jelas mengapa sang wasit melakukan keputusan tersebut, namun menurut judi online, drama eksekusi penalti ini menjadi eksekusi terlama sepanjang sejarah. Tendangan ke-enam dari Mohamed Jedidi menjadi gol kemenangan dalam laga tersebut, Tunisia berhasil unggul dengan skor akhir 2 – 1.

Inilah rekaman video dan emosi yang dapat anda lihat di bawah ini:

Bandar Bola, Ini Bek Terkuat di Serie A Menurut Ryan Giggs

Ryan Giggs

Mantan pemain sayap Manchester United, Ryan Giggs menyebut bahwa Javier Zanetti adalah bek terkuat yang pernah dihadapinya selama 24 tahun karirnya. Banyak bandar bola yang juga mengakui hal itu.

Pemain berkebangsaan Wales itu sudah pernah menghadapi sekian banyak defender selama karirnya, namun dia mengatakan bahwa dia paling tidak suka bermain melawan Zanetti.

Zanetti yang sekarang sudah pensiun, menghabiskan 11 tahunnya di Inter Milan, dan dia juga tampil sebanyak 615 kali untuk klub Serie A itu. Giggs mengklaim bahwa Zanetti punya segalanya sebagai seorang pemain belakang, dan ini sangat membuat dirinya sulit.

“Di Liga Champions, pasti Zanetti lah defender paling kuat yang pernah saya hadapi”, ujar legenda Manchester United ini kepada Calciomercato.

“Dia memiliki semuanya, kecepatan, kekuatan, dan kecerdasan. Saya biasanya disebut bisa membuat semuanya terjadi melawan setiap pemain belakang. Namun Zanetti membuat semuanya sangat sulit.”

Legenda berusia 42 tahun itu juga menyebut kiper Arsenal, David Seaman sebagai kiper terbaik yang paling sulit ditaklukkan di masanya.

“David Seaman, Arsenal,” dia menjawab ketika dirinya ditanyai siapa kiper terbaik yang pernah dilawannya.

“Bukan hanya karena dia adalah seorang kiper yang hebat, namun juga untuk empat pemain belakang yang berada di depannya, yaitu Dixon, Keown, Adams, dan Winterburn.”

Agen Bola – Quinn: Joe Hart Tidak Akan Error Seperti Bravo

claudio bravo

Salah satu mantan pemain Manchester City, Niall Quinn mengatakan bahwa Joe Hart tidak akan melakukan kesalahan fatal seperti yang dilakukan Bravo sehingga harus diusir dari lapangan saat Manchester City dan agen bola dibantai oleh Barcelona.

Kubu Pep Guardiola tertinggal 0-1 di menit ke-17 melalui gol pembuka yang dicetak oleh Lionel Messi. Sejatinya Citizen terlihat cukup baik dan konsisten melawan raksasa Spanyol itu sebelum Claudio Bravo diusir dari lapangan karena kartu merah.

Claudio Bravo melakukan blunder yang sangat parah saat dia mencoba mengoper bola, namun bola malah mengarah ke kaki Suarez. Suarez langsung melakukan tembakan jarak jauh, namun kiper asal Chile ini malah menghalau bola menggunakan tangannya dari luar daerah kotak penalti sehingga wasit menghadiahinya kartu merah.

Hanya dengan 10 pemain menjelang 37 menit akhir pertandingan, kubu Manchester City langsung kebobolan tiga gol, dimana Messi melengkapi hat-tricknya dengan menambah dua gol, dan Neymar menambah satu gol melengkapi kemenangan The Catalan.

Quinn mengatakan bahwa Joe Hart, yang dipinjamkan ke Torino tidak akan melakukan kesalahan fatal tersebut seperti yang dilakukan Bravo, yang didatangkan dari Barcelona untuk menggantikan posisi Joe Hart.

Khedira : Juventus Lebih Baik Daripada Real Madrid

Khedira : Juventus Lebih Baik Daripada Real MadridGelandang Juventus, Sami Khedira mengaku dirinya lebih menyukai klubnya sekarang Juventus dibandingkan saat dia menjadi pemain Real Madrid.

Khedira bergabung bersama Juventus pada musim 2015 lalu setelah lima tahun membela Real Madrid. Namun Khedira mengaku merasa sangat bahagia bersama Juventus, berbeda saat dirinya berada di Real Madrid.

“Saya merasa kemampuan saya berada di Juventus. Saya selalu menunjukan performa terbaik saya,” kata Khedira

Khedira juga mengatakan bahwa perannya berada bersama Juventus lebih dipentingkan ketimbang di Madrid.

“Di Juventus saya punya kesempatan yang banyak untuk mencetak gol, namun di Madrid saya hanya bisa bertahan di belakang,” tambahnya